Kesaksian I Putu Raka

Kami mengenal Tuhan Yesus melalui mujizat kesembuhan

Sebelumnya ijinkan saya memperkenalkan diri , nama saya I Putu Raka, anak pertama dari 3 bersaudara, yang mana saya anak laki satu-satunya. Kalo di Tempat kami anak laki-laki sangat di harapkan sebagai penerus keluarga dan penerus adat istiadat. Pertama kali kami mengenal Tuhan Yesus karena mujizat kesembuhan yang Tuhan berikan kepada kami. Ini berawal saat istri saya mengalami sakit, setelah putra pertama kali lahir, keadaan istri mulai sakit-sakitan, setelah kami bawa ke dokter, dokter menvonis kalau istri saya mengalami sakit paru-paru, kami pun rutin melakukan pemeriksaan ke dokter, namun tidak memberikan kesembuhan bahkan tidak ada kemajuan sama sekali, dan kami pun memutuskan pergi ke dukun, untuk mendapatkan kesembuhan, namun kami tidak mendapatkannya. Akhirnya istri saya memutuskan untuk tinggal sementara di tengah-tengah keluarganya di Singaraja, untuk melanjutkan berobat ke dukun, sementara anak kami sementara diurus oleh orang tua saya. Dan saya sendiri masih di Denpasar karena bekerja. Di tempat kerja saya bertemu dengan teman sekerja saya, Bapak I Ketut Sudiarta (kami sering panggil pak Ketut Maret). Pak Ketut Maret bertanya,”Kenapa setiap hari Sabtu kamu ke Singaraja, ada apa disana?”

Akhirnya saya cerita kan bahwa istri saya sakit, dan dia saat ini tinggal di Singaraja bersama orangtuanya. Kami sering ngobrol, sharing dan saya cerita tentang beban-beban saya, akhirnya pak Ketut Maret menawarkan kepada saya,”kamu mau berdoa, mau didoakan secara Kristen, didoakan oleh hampa Tuhan dari Kupang, saya mengenal Om Max dan melalui doa-doanya saya dikuatkan dan kasih Tuhan kami sekeluarga rasakan,” kata Pak Ketut. Dan akhirnya saya sampaikan hal itu ke istri saya, dan istri saya setuju. Apapun akan kami lakukan untuk memperoleh kesembuhan.

Akhirnya saya diantar pak Ketut Maret ketemu dengan om Max, kami sharing, cerita, saya cerita tentang beban istri yang sakit-sakitan. Akhirnya kami menjadi semakin akrab, kami berdo, dari beberapa kali pertemuan, saya dan istri menjadi tahu bagaimana doa orang Kristen, tanpa sarana, tanpa membawa apa-apa, kami hanya bernyanyi dan berdoa. Lambat laun akhirnya keadaan istri semakin membaik, dan semakin sehat. Walaupun berdoa dalam nama Tuhan Yesus, berdoa menurut agama Kristen, dan istri saya sudah sembuh, tapi saya tidak pernah berpikir untuk masuk Kristen, karena saya hanya ikut istri sembuh, itu saja.

Tidak lama setelah istri sehat, istri saya mengandung lagi anak kedua, tanggal 10 April anak kedua kami lahir, kami mendapat anak cowok lagi yang kami beri nama Dwi. Namun malang bagi kami karena baru umur 1 bulan, anak kami divonis menderita penyakit Hernia, dan harus segera di operasi dan kami disuruh menyediakan uang Rp 5 juta rupiah. Kami sangat sedih sekali, baru umur 1 bulan, dan biaya itu cukup menyulitkan kami, dan akhirnya saya kembali menceritakan beban saya ini kepada Pak Ketut Maret, Pak Ketut berkata,”Kenapa kamu tidak berdoa saja lagi, istrimu saja didoakan sembuh, apalagi anak kamu, percaya dan yakin Tuhan pasti sembuhkan”. Akhirnya kami bertemu dengan Om Max lagi untuk mendoakan anak ke dua kami ini.

Suatu Malam saat istri melihat anak kami menangis kesakitan, dia berdoa, dan berkata kepada Tuhan, Tuhan Yesus kalau anak kami ini bisa sembuh, dengan berdoa dan tanpa operasi, saya akan ikut Kristen, saya akan menjadi pengikutmu”. Dan kami berdoa lagi dengan om Max dan pak Ketut Maret, mujizat terjadi, anak kami akhirnya sembuh dari penyakit Hernianya tanpa operasi, hanya dengan doa saja. Dari sini lah akhirnya saya dan istri sepakat untuk menjadi orang Kristen. Namun banyak sekali pertentangan terutama dari pihak keluarga saya, apalagi saya anak laki-laki satu-satunya dari keluarga. Namun tekad saya dan istri sudah bulat untuk menjadi Kristen, terutama istri saya sangat mendukung sekali, karena istri saya sewaktu SMU dia pernah bermimpi didatangi seseorang yang memakai jubah putih,bersih dan bersinar namun dia tidak tahu itu siapa, semenjak dari mimpi itu, istri saya kalo berdoa hanya menyebut Tuhan,tapi setelah berdoa bersama om Max, Pak Ketut, setelah sharing-sharing, dia akhirnya tahu bahwa yang mendatanginya adalah Tuhan Yesus (Tuhannya orang Kristen) sehingga istri saya semakin yakin untuk mengikuti Tuhan Yesus.

Akhirnya kami mengikuti katekisasi selama 3 bulan di Gereja, dan pada tanggal 26 Desember 2003 kami sekeluarga di Baptis (saya, istri, dan 2 putra kami).

Bersama-sama teman-teman dipersekutuan doa kami yang di pimpin oleh Om Max, kami selalu berdoa, bersekutu, puji-pujian, dan om Max menekankan untuk kita dapat kuat didalam Tuhan dari sinilah kami banyak belajar untuk bertumbuh dalam iman.

Kehidapan kami dari hari-ke hari semakin membaik, keadaan istri juga semakin membaik, Dwi putra kami yang dulu divonis Hernia kini sudah sehat. Dan saya juga memberanikan diri keluar dari pekerjaan saya dan mencoba usaha sendiri, sebagai supplier kebutuhan hotel,dan restoran seperti daging, sosis, kentang, butter, susu, dll. Usaha ini kami beri nama UD. Berkat.

Bersama istri dan dibantu oleh adik perempuan saya, kami mengembangkan usaha ini, istri yang meyiapkan segala order dan nota-notanya, dan saya yang keliling dengan motor mengantar orderan tersebut, langganan kami tersebar di Sanur, Kuta, Nusa Dua, bahkan  sampai ke Ubud. Lumayan capek memang namun kami harus berjuang untuk kehidupan yang lebih baik.

Dari hasil ini, kami simpan dikit demi sedikit, untuk dapat membeli rumah, karena sudah lama keinginan kami untuk memilki sebuah rumah.

Suatu hari saat kami berdoa bersama teman-teman dipersekutuan doa, Om Max berkata, “Pak Putu dan Bu Putu, siap-siap kayaknya akan dapat anak cewek nih” om bilang gitu, dan istri pun sering bermimpin mendapat kan anak cewek. Tentunya saya sangat gembira sekali, karena sudah lama saya ingin punya anak cewek, namun istri saya sedikit ragu karena kondisinya yang kadang-kadang mengalami sesak dan batuk-batuk, kalo kondisinya lagi drop/kecapekan batuk dan sesaknya akan kumat lagi, sehingga dia bilang “masak saya bisa hamil lagi om, saya sakit-sakitan begini gimana nanti anak kami”. Tenang saja, kalo Tuhan sudah bernubuat, sudah kasi wahyu percaya saja, Tuhan pasti tolong, kata om Max.

Akhirnya istri benar mengandung anak ke tiga kami, saat mengandung istri saya malah sehat kelihatan berseri, muka nya cerah. 9 bulan dilalui, akhirnya pada tanggal 9 September 2012 putri kami lahir dengan selamat, cantik, putih dan sehat sekali. Kami sekeluarga sangat bersukacita.

Setelah 3 bulan setelah melahirkan putri kami, istri saya drop lagi, sering mengeluh capek dan sesak. Kami berdoa terus minta kasih Tuhan, namun Tuhan memiliki kehendak lain pada tanggal 30 Januari 3013 pada pagi hari saya mendapatkan istri saya tidak sadarkan diri, saya panik, saya telphon om Max untuk meminta doa, Om menyarankan agar segera di bawa ke rumah sakit, kemudian saya tlp bu Sri, dan kami segera mengantar istri ke rumah sakit sanglah, dan saya sangat shock sekali ketika dokter mengatakan kalo istri saya tidak bisa ditolong lagi, saya tidak percaya, saya tlp om Max lagi agar segera datang kerumah sakit untuk mendoakan istri saya. Akhirnya om Max datang dan berdoa untuk istri, tapi om bilang,…Tuhan Yesus sudah panggil istri saya, pulang ke surga….saya menangis, mengapa Tuhan….mengapa…..anak-anak kami masih kecil, masih memerlukan kasih sayang seorang ibu.

Namun teman-teman saya selalu menguatkan dan menghibur saya, bahwa segala sesuatu adalah kepunyaan Tuhan,….10 tahun lebih dari awal istri bertobat, Tuhan pasti punya rencana indah.

Saya berusaha kuat, saya berusaha untuk tegar untuk melanjutkan kehidupan ini, untuk menjaga ke-3 anak-anak kami.

Dan saat ini saya menghadapi masalah dari keluarga saya, setelah istri meninggal, pihak keluarga saya, mengharapkan saya dan anak-anak untuk balik ke agama yang dulu, apalagi bapak saya sakit-sakitan (menderita diabetes). Tapi saya tetap tidak akan berpaling dari Tuhan Yesus. Teman-teman dalam persekutuan doa kami selalu mendukung untuk menguatkan saya agar tetap setia pada Tuhan Yesus,.


One Comment

  1. Posted August 26, 2013 at 1:42 am | Permalink

    Kawan saya rekemen blog nie … katanya artikel walaupun agak simple..
    tapi penuh dengan info.. tahniah..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>